Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) adalah organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita untuk turut berpartisipasi dalam pemkbangunan Indonesia.
Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai gerakan pembangunan masyarakat bermula dari Seminar Home Economic di Bogor tahun 1957. Sebagai tindak lanjut dari seminar tersebut, pada tahun 1961 dibuat Tata Susunan Pelajaran PKK. Kementrian Pendidikan bersama Kementrian lainnya menyusun sepuluh segi kehidupan keluarga.
Upaya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui sepuluh segi pokok keluarga dengan membentuk Tim Penggerak PKK di semua tingkatan, yang keanggotaan timnya secara relawan dan terdiri dari tokoh masyarakat, para istri kepala dinasdan istri kepala daerah sampai dengan tingkat desa dan kelurahanyang kegiatannya didukung dengan anggaran pendapatan dan belanja daerah.

Sepuluh Program Pokok PKK adalah sebagai berikut :
1. Penghayatan dan Pengamalan Pancasila
2. Gotong Royong
3. Pangan
4. Sandang
5. Perumahan dan Tatalaksana Rumah Tangga
6. Pendidikan dan Ketrampilan
7. Kesehatan
8. Pengembangan Kehidupan Berkoperasi
9. Kelestarian Lingkungan Hidup
10. Perencanaan Sehat